Selasa, 12 Februari 2019

Masakan Jawa tengah

          Masakan Jawa tengah

1. Soto bumbu
Soto_Bumbu_khas_Jepara
Soto bumbu adalah sebuah masakan khas dari Jepara. Sekilas soto ini seperti soto ayam biasa, tetapi ada yang berbeda di dalam soto bumbu, yaitu menggunakan babat, usus, dan daging sapi serta diolah tanpa menggunakan santan. Soto Jepara dapat ditemui di warung-warung yang ada di Kabupaten Jepara, terutama di kawasan Kecamatan Tahunandan Kecamatan Mayong, Kota Jepara.
2. Serabi Solo
serabi-solo
Serabi (kadang disebut Surabi) merupakan jajanan pasar tradisional yang berasal dari Indonesia, ada dua jenis serabi, yaitu serabi manis yang menggunakan kinca dan serabi asin dengan taburan oncomyang telah dibumbui diatasnya. Di Bandung, serabi biasa dijajakan di pagi hari dan dimasak menggunakan tungku sehingga menghasilkan rasa yang khas. Kadangkala telur ayam yang telah dikocok ditambahkan keatas adonan surabi yang sedang dimasak. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak yang terus berinovasi dengan menambahkan berbagai topping seperti sosiskeju, maupun mayonesyang tujuannya untuk mematahkan asumsi bahwa serabi adalah makanan yang terkesan rendahan. Tempat yang menyajikan serabi dengan berbagai variasi rasa tersebar di kota-kota besar seperti JakartaBandung, dan Bogor.
3. Lumpia
lumpia-khas-semarang
Lumpia atau terkadang dieja sebagai lun pia(Hanzi: 潤餅 / 润饼, POJ: lūn-piáⁿ, hanyu pinyin: rùn bǐng) adalah sejenis penganantradisional Tionghoa. Kata lumpia berasal dari dialek Hokkian dari pelafalanrunbingdalam dialek Utara. Dan dalam Bahasa Khek atau Bahasa Hakka , Lumpia disebut Pokppya ( pokpia ). Lumpia adalah lembaran tipis dari tepung gandum yang dijadikan kulit lalu digunakan sebagai pembungkus isian yang biasanya terdiri atas rebungtelursayuran segardaging, atau makanan laut. DiIndon esia, lumpia dikenal sebagai makanan khas Semarang dengan tata cara pembuatan dan bahan-bahan yang telah disesuaikan dengan tradisi setempat.
4. Jenang Kudus
Jenang Kudus adalah makanan sejenis dodolGarut yang berasal dari KudusJawa Tengah. Jenang Kudus merupakan oleh-oleh khas dari Kudus. Jenang ini biasanya dijual dalam potongan-potongan kecil, dibungkus aluminium foil, dan dimasukkan ke dalam kemasan dus. Di Kudus, ada ratusan industrirumahan pembuat Jenang Kudus.Rasa dari Jenang Kudus adalah manis. Proses produksi dan adonan bahan tradisional mudah dikerjakan walau secara manual dan mempekerjakan Sumber Daya Manusiayang relatif banyak.
5. Getuk Goreng
28IMG_2091
Getuk goreng adalah penganan khas Sokarajayang manis dan gurih, dibuat dari singkongdan dibumbui gula kelapa. Getuk goreng ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 1918 oleh Sanpirngad, seorang penjual nasi keliling di daerah Sokaraja. Pada saat itu getuk yang dijual tidak laku, sehingga dia mencari akal agar getuk tersebut masih bisa dikonsumsi. Kemudian, getuk yang tidak habis dijual pada hari itu dia goreng dan dijual lagi. Ternyata, makanan baru tersebut digemari oleh para pembeli. Saat ini getuk goreng dapat dengan mudah ditemui di sepanjang jalan di Sokaraja. Getuk yang digoreng juga bukan lagi getuk yang tidak laku dijual, melainkan sengaja dibuat untuk digoreng.
6. Nasi Grombyang
nasi-grombyang
Nasi grombyang adalah sejenis nasi campuryang merupakan makanan khas dari masyarakatPemalangJawa Tengah. Nama makanan ini berasal dari bentuk penyajiannya, yaitu antara isi dan kuah lebih banyak kuahnya sehingga kelihatan bergoyang-goyang (bahasa Jawagrombyang-grombyang, artinya “bergoyang-goyang”). Ramuan nasi grombyang terdiri dari nasi, irisan daging kerbau dan kuah, disajikan dalam mangkuk kecil dan dilengkapi dengan sate kerbau. Ciri khas lainnya dari nasi grombyang terletak pada tempat jualannya yang berupa kuali besar, tempat nasi ditutupi dengan kain merah, diserta penerangan remang-remang lampu templok. Pembeli menikmati hidangan dengan duduk di kursi kecil pendek (dingklik).
7.  Mie Ongklok
Mi (atau bakmi) ongklok adalah mi rebus khas kota Wonosobo dan sekitarnya. Mi rebus ini dibuat dengan racikan khusus menggunakan kol, potongan daun kucai, dan kuah kental berkanji yang disebutloh. Mi ini banyak dijajakan di berbagai warung dan rumah makan di kota tersebut. Pendampingnya biasanya adalah sate sapitempe kemul, serta keripik tahu. Ongklok, alat bantu merebus mi. Ongklok adalah semacam keranjang kecil dari anyaman bambu yang dipakai untuk membantu perebusan mi. Penggunaan alat bantu ini khas daerah setempat sehingga diberikanlah nama mi rebus ini sesuai dengan alat tersebut.
8. Bakso Babat
IMG-0109
Bakso atau baso adalah jenis bola dagingyang lazim ditemukan pada masakan Indonesia.[1] Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga bakso yang terbuat dari daging ayamikan, atau udangbahkan daging kerbau. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mibihuntaogetahu, terkadang telur dan ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak ditawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan ataupun mal-mal. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi gorengnasi goreng, atau cap cai.
9.  Tiwul Ungaran
pertamax7-wordpress-com-001-medium
Tiwul, atau Thiwul adalah makanan pokok pengganti nasi beras yang dibuat dari ketela pohon atausingkong. Penduduk Pegunungan Kidul (PacitanWonogiriGunung Kidul) dikenal mengonsumsi jenis makanan ini sehari-hari. Tiwul dibuat dari gaplek. Sebagai makanan pokok, kandungan kalorinya lebih rendah daripada beras namun cukup memenuhi sebagai bahan makanan pengganti beras. Tiwul dipercaya mencegah penyakit maag, perut keroncongan, dan lain sebagainya. Tiwul pernah digunakan untuk makanan pokok sebagian penduduk Indonesia pada masa penjajahan Jepang.
10. Garang Asem Demak
garang-asem
Garang Asem merupakan makanan tradisional khas Jawa Tengah. Garam asem adalah masakan olahan ayam berkuah santan yang dimasak menggunakan daun pisang dan didominasi oleh rasa asam dan pedas. Beberapa kota di provinsi Jawa Tengahmemiliki makanan tradisional ini. Antara lain Semarang,DemakKudusPati, dan Pekalongan. Garang asem biasa disajikan sebagai lauk pendamping nasi, ditambah dengan tusukan ayam asam manis, tempegoreng, dan perkedel.
11.  Lanthing
img0354a3
Lanthing (kadang disebut klanthing), merupakan makanan ringan sejenis kerupukyang terbuat darisingkong berbentuk angka delapan atau lingkaran kecil seperti cincin. Asal mulanya hanya mempunyai rasa yang gurih dan asin tetapi sekarang mulai muncul aneka rasa seperti asin pedas dan rasa keju.
12. Nasi Jagung
Nasi Jagung (Nasek empog) adalah suatu makanan khas Indonesia yang terbuat dari jagung sebagai bahan dasarnya. Jagung yang digunakan dalam membuat nasi jagung adalah jagung yang sudah tua atau dikenal dengan istilah jagung pipil. Di pasaran jagung pipil tersebut mudah ditemukan karena harganya yang relatif murah dibandingkan dengan harga jagung manis atau pun jagung muda. Nasi jagung sama dengan nasi putih biasa dimakan dengan lauk-pauk lainnya.
13. Soto Kemiri
Soto_Kemiri_Kabupaten_Pati
Soto kemiri adalah masakan khas Kabupaten Pati. Masyarakat Pati selalu memakan soto kemiri di siang hari ketika istirahat cocok tanam di sawah. Karena dulu masyarakat Pati kebanyakan adalah orang kurang mampu sehingga mereka tidak bisa membeli daging atau ayam, maka rakyat pati membuat soto dengan kemiri (sebagai pengganti dagingatau ayam). Tapi sekarang mereka sudah mampu beliayam sehingga daging ayam di masukan dalam soto tersebut, meskipun sudah ada daging ayam tetapi nama “kemiri” masih melekat di hati rakyat.
14. Dawet Ayu
1649005_20121129112422
Cendol merupakan minuman khas Indonesiayang terbuat dari tepung beras, disajikan dengan es parut serta gula merah cair dan santan. Rasa minuman ini manis dan gurih. Di daerah Sunda minuman ini dikenal dengan nama cendol sedangkan di Jawa Tengahdikenal dengan nama es dawet. Berkembang kepercayaan populer dalam masyarakat Indonesia bahwa istilah “cendol” mungkin sekali berasal dari kata “jendol”, yang ditemukan dalam bahasa Sunda, Jawa, dan Indonesia; hal ini merujuk sensasi jendolan yang dirasakan ketika butiran cendol melalui mulut kala meminum es cendol. Tepung beras diolah dengan diberi pewarna hijau dan dicetak melalui saringan khusus, sehingga berbentuk buliran. Pewarna yang digunakan awalnya adalah pewarna alami dari daun pandan, namun saat ini telah digunakan pewarna makanan buatan. Di Sunda, cendol dibuat dengan cara mengayak kukusan tepung beras yang diwarnai dengan daun suji dengan ayakan sehingga diperoleh bentuk bulat lonjong yang lancip di ujungnya. Di Sunda, minum cendol disebut ‘nyendol’.
15. Teh Poci
IMG_8233D3-E07457-A1F0D3-FF388D-998D5F-B22DF3
Teh poci adalah teh yang diseduh secara khas dalam poci dan cangkir dari tanah liat. Minuman ini ditambah dengan gula batu dan diminum panas-panas. Minuman yang sangat disukai oleh masyarakatTegalSlawiPemalangBrebes, dan sekitarnya Ada istilah WASTIGEL bagi teh poci yang merupakan singkatan dari wangi, panas, sepet, legi, lan(dan) kentel (kental), yang artinya teh p.anas, manis, wangi beraroma bunga melati dan berwarna hitam pekat/kental. Teh poci biasanya menggunakan teh hijauatau teh melati yang mengeluarkan aroma yang khas, dan biasa disajikan pada pagi, sore, atau malam hari dengan ditemani makanan kecil. Poci yang digunakan untuk menyeduh teh poci biasanya bagian dalam pocinya tidak pernah dicuci tetapi cukup dibuang sisa tehnya saja. Hal ini dipercaya masyarakat Tegal kerak sisa teh tadi akan menambah cita rasa dan aroma teh poci menjadi semakin enak.

Selasa, 29 Januari 2019

Obyek wisata Karimunjawa

   14 Tempat Wisata di Karimunjawa Yang Bisa Kamu Kunjungi Saat Tour Darat

Tempat wisata di Karimunjawa saat tour darat

Masih banyak tempat wisata di Karimunjawa yang bisa kamu kunjung tanpa harus menggunakan kapal atau tour darat. Tempat tenang dengan desiran ombak serta angin yang akan membuatmu menjadi dua pilihan. Semakin manja atau semakin terpesona.
Ya. Kamu bisa mengunjungi tempat wisata di Karimunjawa tanpa harus menggunakan kapal. Telusuri saja tempat-tempat yang masih bisa kamu akses dengan kendaraan pribadi atau kendaraan yang kamu sewa di sana.
Kenapa demikian?
Ketika kamu mendarat di Pelabuhan Baru Karimunjawa, daratan tersebut cukup luas untuk kamu kelilingi. Mulai dari Pulai Karimunjawa itu sendiri hingga Pulau Kemujan.
Oh iya. Sebagai informasi saja bahwa Karimunjawa adalah sebuah kepulauan dan pulau yang paling besar dan dihuni oleh masyarakat itu adalah Pulau Karimunjawa dan Pulau Kemujan.
Hanya dipisahkan oleh hutan mangrove dan bisa diakses karena ada jembatan sebagai penghubungnya.
Nah… Kali ini Maioloo.com akan memberikan informasi tempat wisata di Karimunjawa ketika kamu ingin tour darat saja.
Tempat wisata di Karimunjawa tersebut akan kami bagi dua. Pertama tempat wisata di Pulau Karimunjawa dan tempat wisata di Pulau Kemujan. Yuk kita lihat daftar tempat wisata di Karimunjawa mana sajakah yang bisa kamu sambangi bersama teman seperjalanan maupun orang tersayang.

Tempat Wisata di Karimunjawa

1. Pantai Legon Lele

Pantai Legon Lele, Karimunjawa
Seorang wisatawan sedang bermain di Pantai Legon Lele, Karimunjawa. (Isma Adel/Maioloo.com)
Menurut sejarah, Pantai Legon Lele ini adalah tempat dimana Sunan Nyamplungan atau Syekh Amir Hasan mendarat pertama kalinya di Pulau Karimunjawa.
Di pantai ini kamu dapat menikmati sebuah pantai yang memiliki pasir putih yang luas jika air laut surut. Hampir sama dengan Pulau Cemara Besar. Asik sekali jika pagi-pagi kamu datang ke Pantai Legon Lele ini. Pantai ini juga bisa dijadikan sebuah tempat untuk menyaksikan sebuah pertunjukan sang mentari yang perlahan keluar dari lautan.
Jika kamu menggunakan kendaraan roda dua, tanyakan saja kepada warga setempat letak dari Pantai Legon Lele. Jalan menuju pantai ini memang sedikit bergetar karena jalan menuju Pantai Legon Lele masih terbuat dari conblock. Ditambah ada ada sebuah turunan (ketika kamu menuju pantai ini) curam dan ketika pulang dia akan menjadi tanjakan curam.
Letaknya memang sedikit terpencil, tetapi kamu tidak akan menyesal ketika kamu merencanakan mengunjungi tempat wisata di Karimunjawa ketika tour darat yang satu ini.

2. Bukit Joko Tuwo

Sunset di Bukit Joko Tuo, Karimunjawa
Sejumlah wisatawan Bikit Joko Tuo, Karimunjawa. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo Tour)
Sesuai dengan namanya. Bukit Joko Tuwo ini terletak di atas bukit asri yang mempesona.
Bukit Joko Tuwo ini memiliki tiga keistimewaan. Pertama, kamu akan bisa menyaksikan sebuah kerangka mamalia raksasa. Mamalia itu orang sering sebut dengan ikan paus. Nama Bukit Joko Tuwo ini juga diambil dari filosofi dari ikan paus tersebut.
Bukit karena letaknya memang di bukit. Joko itu bahasa jawa yang artinya perjaka. Tuwo itu juga bahasa jawa yang memiliki arti tua. Jadi menurut warga setempat Bukit Joko Tuwo itu adalah sebuah tempat bersemayamnya perjaka tua.
Kenapa perjaka tua? Karena ikan paus tadi adalah hewan yang memiliki umur yang sangat panjang dan warga setempat pada penemuan dahulu mempercayai bahwa ikan itu adalah laki-laki.
Kedua. Kamu bisa menyaksikan sebuah tasbih raksasa yang terbuat dari batuan andesit.
Ketiga. Di Bukit Joko Tuwo ini kamu bisa menyaksikan sebuah pertunjukan tentang senandung senja. Sebuah pertunjukan tentang matahari yang perlahan menenggelamkan dirinya ke dalam garis batas cakrawala. Sangat epic sekali.

3. Bukit Love Karimunjawa

Sunset di Bukit Love Karimunjawa
Sunset Bukit Love Karimunjawa. (David Burhan/Maioloo Tour)
Tempat wisata di Karimunjawa saat tour darat selanjutnya yaitu Bukit Love. Bukit ini sebenarnya masih satu deret punggungan dengan Bukit Joko Tuwo tetapi letaknya agak jauh.
Kamu harus menempuh jarak sekitar 20 menit menggunakan motor jika ditempuh dari Alun-alun Karimunjawa.
Di Bukit Love ini juga mempunyai keistimewaan dan keindahan yang bisa kamu nikmati bersama teman perjalanan atau orang tersayang.
Di bukit ini kamu bisa menemukan beberapa ikon Karimunjawa. Seperti ikan kakak tua yang berwarna hijau ngejreng. Ikan ini adalah menu favorit untuk wisatawan ketika ingin bebakaran di pulau untuk makan siang.
Ada juga tulisan Karimunjawa yang cukup besar dan tuisan tersebut menghadap ke arah selatan atau menghadap kearah laut.
Sesuai dengan namanya, Bukit Love. Ada sebuah tulisan love yang terbuat dari semen di sana.
Selain itu, ada juga instalasi berbentuk sarang burung kami menyebutnya. Letaknya di atas pohon yang cukup rindang. Kamu bisa narsis ria di sana.
Karena letaknya di ketinggian dan menghadap barat. Kamu bisa menyaksikan pagelaran  senja juga disini dengan latar depan pemukiman penduduk Karimunjawa dan hilir mudik kapal nelayan dan kapal wisata yang membawa wisatawan mengelilingi tempat wisata di Karimunjawa, terutama pulau.

4. Pantai Ujung Gelam

Sunset di Pantai Ujung Gelam, Karimunjawa
Sunset di Pantai Ujung Gelam, Karimunjawa. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Sesuai dengan namanya. Pantai Ujung Gelam ini memang terletak di paling ujung barat Pulau Karimunjawa. Secara administratif Pantai Ujung Gelam terletak di Dusun Alang-alang, Karimunjawa.
Tidak jauh letaknya dari pusat kota Karimunjawa atau Alun-alun Karimunjawa. Jika kamu ingin mengakses tempat wisata di Karimunjawa ini menggunakan motor, waktu yang kamu butuhkan sekitar 30 menit.
Pantai Ujung Gelam sebenarnya sudah lama dikenal oleh wisatawan yang berkunjung ke Karimunjawa. Oleh para wisatawan, pantai ini terkenal sebagai spot sunset terbaik di Karimunjawa. Ada benarnya juga sih mereka.
Di sini kamu memang bisa menikmati sunsetyang istimewa. Jika cuaca dan langit bersahabat, kamu dapat menyaksikan sebuah lingkaran berwarna orange (kadang besar dan kadang kecil diameternya) yang seakan-akan dilahap oleh lautan. Sangat mempesona jika kamu dapat menyaksikan kejadian tersebut.
Jika kamu mengikuti paket wisata Karimunjawa, biasanya kamu juga akan dibawa ke tempat wisata di Karimunjawa ini oleh nahkoda kapal untuk menghabiskan sore hari di Pantai Ujung Gelam ini.

5. Pantau Batu Topeng

Menikmati Gulungan Ombak Yang Tenang di Pinggir Pantai Karimunjawa
Menikmati lembutnya gulungan ombak di tepi Pantai Batu Topeng, Karimunjawa. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Masih satu garis pantai dengan Pantai Ujung Gelam dan jaraknya juga tidak terlalu jauh. Bisa di akses dengan cara menyusuri garis Pantai Ujung Gelam tersebut.
Pantai Batu Topeng ini menyajikan sebuah gazebo yang sedikit menjorok ke laut. Inik memang. Di sini kamu dapat bersantai ria di dalam gazebo tersebut sembari menunggu sunset.
Karena masih satu garis pantai dengan Pantai Ujung Gelam, pasir disini pun juga berwarna putih. Kamu juga dapat berenang atau berjemur dengan santai. Mengapa? Karena di Pantai Batu Topeng ini pengunjungnya tidak terlalu ramai.
Tempat wisata di Karimunjawa yang ini juga ada ayunan di pohonnya juga lo! Kamu bisa berkontemplasi di ayunan tersebut.

6. Pantai dan Bukit Annora

Mari kita ke tempat wisata di Karimunjawa selanjutnya.
Kami akan bawa kamu menjauh sisi selatan Karimunjawa dan mendekat sisi utara Karimunjawa. Lokasinya semakin mendekan dengan Tracking Mangrove Karimunjawa.
Ya. Pantai Annora. Di sini kamu dapat menyaksikan sebuah pantai dengan instalasi seni yang etnic. Mulai dari meja dan kursi yang asik untuk bersantai, ayunan yang diletakkan mulai dari batang pohon hingga ayunan yang diletakkan di laut semacam di Lombok, taman kecil yang lucu, hingga asesoris tambahan yang menambah kesan artsy tetapi tetap sederhana.
Semua properti yang dibuat untuk memperindah Pantai Annora itu terbuat dari sampah dan benda rusak yang terdampar di garis Pantai Annora tersebut.
Selain dapat menikmati keunikan instalasi seni tadi, kamu juga akan disuguhkan dengan panorama hamparan pantai yang terbentang luas dari atas bukit.
Namanya Bukit Annora. Masih dalam satu area kok dan kamu bisa mengaksesnya dengan berjalan kaki ketika kamu mengunjungi tempat wisata di Karimunjawa yang satu ini.

7. Makam Sunan Nyamplungan

Makan Sunan Nyamplungan, Karimunjawa
Seorang pengunjung sedang melintasi makam Sunan Nyamplungan, Karimunjawa. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Ada juga ni petilasan sekaligus tempat bersejarah bagi Karimunjawa. Makam Sunan Nyamplungan.
Menurut cerita masyarakat, Sunan Nyamplungan atau Syekh Amir Hasan putera dari Sunan Muria adalah sosok penting bagi Karimunjawa. Beliaulah yang mempunyai kontribusi tentang nama Karimunjawa itu sendiri dan tentang pelajaran agama Islam disini.
Sebenarnya ini bukan tempat wisata di Karimunjawa tetapi kamu bisa ke sini dan mendalami tentang sejarang Karimunjawa.